Kehidupan nyata dan aktivitas yang kita lakukan itu tanpa kita sadari berkaitan dengan sistem sistem Tata Kenegaraan, Misalnya , :
Sebuah pemikiran sederhana terkadang dianggap biasa saja, pemikiran sederhana terkadang bisa membuat sebuah hasil yang lebih nyata daripada sebuah pemikiran yang hanya menyimpulkan rencana dan sebuah metode besar tanpa adanya kerja nyata yang diterapkan.
simple saja konsep disini, misalnya disaat kita berpikir untuk melakukan aktivitas bergerak dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi misalnya untuk menaiki sebuah tangga, mungkin ini sangat lazim dilakukan, tapi lihatlah mengapa ada pergerakan yang dilakukan? dikarenakan individual diri kita yang ber kontraksi , sangat mudah diterapkan dan tidak menyangkut dengan orang lain, sehingga cara yang dilakukan untuk menaiki tangga tersebut tidak mengalami gangguan dari eksternal dan tanpa melibatkan orang lain, pasti nya konsep dari pemikiran terjadi dan benar-benar nyata dilakukan. Mungkin anda bertanya sekali dalam hal ini,mengapa mengambil konsep keseharian yang mudah dan sering dilakukan ini berhubungan dengan tata kenegaraan?? cobalah bandingkan dengan konsep pergerakan dari pemikiran untuk perubahan Negara, jelas berbeda sekali. Dimana berbicara tentang kehidupan sehari hari dan pemerintahan, jelas tidak masuk diakal. Tapi perlu disadari Negara terbentuk dari masyarakat yang ruang lingkup nya sudah memiliki kriteria suatu Negara dan tidak individual terjadi seperti halnya konsep keseharian yang dicontohkan tadi, Negara tertata rapi dari yang paling tinggi hingga ke yang paling rendah,. Pemikiran yang hanya berumpun didalam komunitas kecil tanpa adanya sebuah benteng tinggi yang berdiri dibelakang kita mustahil untuk melakukan sebuah aktivitas konsep perubahan dengan mudah penerapannya seperti contoh keseharian tadi,. Jangan bandingkan tapi ambillah intisari bahwa tiadalah gunanya untuk mengubrak abrik sistem yang sudah berjalan dengan pemikiran yang relevan dan logis dicerna serta cerdas jika berdiri sendiri, sudah pasti tidak akan mendapatkan hasil apa-apa, Simpulkan lah bagaimana kita menaiki tangga , begitu jugalah sistem yang sudah tertata, tidak mungkin seorang yang di tangga paling bawah akan langsung naik ke tangga paling atas tanpa adanya sebuah pergerakan dan penerapan yang dilakukan. Intinya pemikiran besar yang bersifat mensejahterakan sekalipun tidak akan dianggap tanpa berdiri hingga terlihat dari tangga yang paling tinggi..
Pemikiran besar seorang yang masih berada di anak tangga paling bawah "akan jadi angin berlalu dan secarik kertas yang dilemparkan ke tong sampah", Jika konsep tata negara yang sudah diterapkan dari yang paling rendah hingga ke yang paling tinggi. "Maka lakukanlah cara tersebut,capailah hingga tangga terlihat oleh orang-orang yang berada di anak tangga paling tinggi dan lakukanlah pergerakan secara membaur menyeluruh" sehingga konsep besar pemikiran akan diterima, jangan terus melihat sebuah perkembangan tapi buatlah sebuah pemikiran. Hubungan keseharian dengan ketata Negaraan memang berbeda jauh dan simpang,tetapi cara yang diterapkan akan selalu sama maka terapkan lah hal itu bukan dengan omongan yang tercetus dari mulut, diamlah dan lakukanlah penerapan nya, mungkin dengan cara itu perubahan lah yang akan terciptakan
Baru memulai sebuah Opini ,Jika terdapat kesalahan dan ada kesilapan penulisan sehingga anda tersinggung, maka maafkanlah saya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar