Segelintir cerita dan kisah pada kehidupan peperangan di Indonesia, membuka tabir kembali. Peperangan yang terjadi di Indonesia cukup lama terjadi, bagaimana peperangan terjadi ? peperangan yang diartikan dengan mengangkat senjata dan bertarung dengan perang ? sebenarnya dalam arti fisik memang betul. Lari dari pembahasan peperangan sejenak, kita maju ke zaman modern (sekarang), apakah mereka pernah mengenang itu semua ? hanya segelintir orang mungkin yang mengenang itu dan memahami arti peperangan yang dilakukan untuk berjuang.
Nah, Seketika saya mendengar cerita teman saya yang mengatakan pertanyaan yang membuat saya bingung dan mengapa mereka bertanya seperti itu kepada mereka ? apakah mereka tidak menghargai atau ada makna lain yang terkandung didalam kata kata mereka.
Begini lah ceritanya , Suatu ketika teman saya diberi tugas untuk pergi ke suatu Kantor Angkatan Darat untuk mengerjakan sekaligus menyelesaikan tugas yang diberikan dosen kami.
Tanpa disadari timbul pertanyaan yang membuat mereka tertunduk bahkan kami juga ikut tertunduk karena pernyataan mereka tadi,
sebuah pertanyaan timbul kepada kami sebagai seorang Mahasiswa yang berada pada jurusan Sejarah, mereka berkata " Apakah Kalian Rasa Benda Ini Berguna " ? mereka menjawab " Iya sudah pasti berguna karena ini merupakan peninggalan, tetapi mereka menjawab kalau bagusnya ini dibuang, wahhhhh . Sejenak mereka tertegun , mengapa harus dibuang ? padahal kan ini benda itulah bukti nyata perjuangan mereka ?. Saya bertanya tanya mengapa harus dibuang ? dan akhirnya saya mendapat kesimpulan arti buang yang mereka katakan itu menyimpan sejuta rasa sedih yang mendalam, COBA kita lihat kembali para pejuang dahulu dikehidupan sekarang ini, apakah mereka? diurus dan diperhatikan? saya menjawab tidak. dahulu tanpa mereka mungkin kita hanya seorang budak yang berkepanjangan,.
Kesimpulan yang saya dapat bahwa benda peninggalan peperangan dahulu membuat mereka sakit, sakit bukan dalam arti tidak sehat, tapi sakittt yang mendalam,. Mengapa saya mengatakan seperti itu, ibarat sebuah pisau yang kau tikam kan ke orang tua mu ? apakah pisau nya akan kau buang atau akan kau simpan ? jawabannya ada pada dirimu. Tapi jawaban yang membuat saya gusar adalah mereka menjawab ''sebaiknya benda itu dibuang". Benar apa kata mereka sebaiknya benda itu dibuang, tapi mengapa ? kembali ke sesi pahlawan . seorang pahlawan itu adalah seorang yang berperang langsung dalam peperangan, setelah merdeka mereka tersenyum, tetapi senyuman mereka jadi nista ketika ketidakpedulian kita terhadap perjuangan mereka,. Seorang yang berjiwa besar seperti merekalah yang mengantarkan kita seperti sekarang ini, intinya Cintailah Sejarah dan bukan kepada pemuka besarnya saja tetapi kepada orang yang lebih dominan dalam perjuangan, yaitu para pejuang yang mengangkat senjata berperang demi satu nama , yaitu INDONESIA
Nah, Seketika saya mendengar cerita teman saya yang mengatakan pertanyaan yang membuat saya bingung dan mengapa mereka bertanya seperti itu kepada mereka ? apakah mereka tidak menghargai atau ada makna lain yang terkandung didalam kata kata mereka.
Begini lah ceritanya , Suatu ketika teman saya diberi tugas untuk pergi ke suatu Kantor Angkatan Darat untuk mengerjakan sekaligus menyelesaikan tugas yang diberikan dosen kami.
Tanpa disadari timbul pertanyaan yang membuat mereka tertunduk bahkan kami juga ikut tertunduk karena pernyataan mereka tadi,
sebuah pertanyaan timbul kepada kami sebagai seorang Mahasiswa yang berada pada jurusan Sejarah, mereka berkata " Apakah Kalian Rasa Benda Ini Berguna " ? mereka menjawab " Iya sudah pasti berguna karena ini merupakan peninggalan, tetapi mereka menjawab kalau bagusnya ini dibuang, wahhhhh . Sejenak mereka tertegun , mengapa harus dibuang ? padahal kan ini benda itulah bukti nyata perjuangan mereka ?. Saya bertanya tanya mengapa harus dibuang ? dan akhirnya saya mendapat kesimpulan arti buang yang mereka katakan itu menyimpan sejuta rasa sedih yang mendalam, COBA kita lihat kembali para pejuang dahulu dikehidupan sekarang ini, apakah mereka? diurus dan diperhatikan? saya menjawab tidak. dahulu tanpa mereka mungkin kita hanya seorang budak yang berkepanjangan,.
Kesimpulan yang saya dapat bahwa benda peninggalan peperangan dahulu membuat mereka sakit, sakit bukan dalam arti tidak sehat, tapi sakittt yang mendalam,. Mengapa saya mengatakan seperti itu, ibarat sebuah pisau yang kau tikam kan ke orang tua mu ? apakah pisau nya akan kau buang atau akan kau simpan ? jawabannya ada pada dirimu. Tapi jawaban yang membuat saya gusar adalah mereka menjawab ''sebaiknya benda itu dibuang". Benar apa kata mereka sebaiknya benda itu dibuang, tapi mengapa ? kembali ke sesi pahlawan . seorang pahlawan itu adalah seorang yang berperang langsung dalam peperangan, setelah merdeka mereka tersenyum, tetapi senyuman mereka jadi nista ketika ketidakpedulian kita terhadap perjuangan mereka,. Seorang yang berjiwa besar seperti merekalah yang mengantarkan kita seperti sekarang ini, intinya Cintailah Sejarah dan bukan kepada pemuka besarnya saja tetapi kepada orang yang lebih dominan dalam perjuangan, yaitu para pejuang yang mengangkat senjata berperang demi satu nama , yaitu INDONESIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar